كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَوْ ءَامَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ مِنْهُمُ ASWAJA TULEN menyajikan artikel-artikel faktual sebagai sarana berbagi ilmu dan informasi demi kelestarian aswaja di belahan bumi manapun Terimakasih atas kunjungannya semoga semua artikel di blog ini dapat bermanfaat untuk mempererat ukhwuah islamiyah antar aswaja dan jangan lupa kembali lagi yah

Minggu, 12 Agustus 2012

TERNYATA HUBUNGAN ORANG HIDUP DAN ORANG YANG SHOLEH YANG TELAH WAFAT TIDAK PUTUS ***

Alhamdulillah..teryata hubungan orang yg masih hidup dgn orang yg udah wafat tidak terputus nih bisa kita ketahui di saat kita melaksanakan sholat..sebenar nya kita suduh berkomunikasi dengan yg sudah wafat..kita bisa lihat dan mengetahui nya, kapan dan dimana kita bisa bertemu dan berdialog kepada Allah dan R
asulullah juga kepada hamba2 Allah yang sholeh khususnya pada saat melaksanakan sholat..yaitu pada saat duduk tasyahud, baik pada saat tasyahud awal maupun tasayahud akhir..nyok kita periksa...Ketika kita duduk tasyahud, maka lafal inipun dibaca dan dicontohkan oleh Rasulullah SAWW: Bismillah..attahiyyatul mubarokats-sholawatut-thoyyiba

tu lillah, ASSALAMU 'ALAIKA AYYUHANNABIYYU WAROHMATULLAHI WABAROKATUH....artinya; salam (keselematan) atas ENGKAU wahai Rasulullah SAWW dan rahmat serta berkah Allah atas ENGKAU. domir "KA" pada Salam 'alaika menunjukan bahwa ucapan itu ditujukan kepada orang kedua laki-laki tunggal yang hadir sebagai lawan bicara dari si pelaku sholat. ini artinya bahwa sipelaku sholat sedang berhubungan dengan Rasulullah SAWW.(karena sejatinya Rasulullah SAWW dan orang2 yang gugur di jalan Allah ga pernah "MATI". ini dijelaskan dalam QS.61:11.Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezki.QS.2:154 Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah, (bahwa mereka itu) mati; bahkan (sebenarnya) mereka itu hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya...dan ketika si pelaku shalat mengucapkan salam (doa) "ASSALAMU'ALAIKA" maka secara langsung tanpa menunda waktu Rasulullah SAWW pun menjawab salam, dimana dalam hukum syari'at bahwa menjawab salam adalah wajib. bahkan bisa terjadi pada kualitas sholat yang lebih baik Beliau Imam Ma'shum berkenan memberikan arahan atau bimbingan.

Kemudian setelah membaca salam kepada Rasulullah,SAWW. maka sipelaku shalat pun mengucap.."ASSALAMU 'ALAINA WA 'ALA 'IBADILLAHIS-SHOLIHIN" artinya:salam (keselamatan) atas ku dan atas hamba-hamba Allah yang sholeh-sholeh.ucapan ini bermakna bahwa sejatinya sipelaku shalat pada saat tasyahud melakukan hubungan kepada hamba-hamba Allah yang sholeh-sholeh (baik yang masih hidup didunia maupun berhubungan dengan Ruh-Ruh hamba Allah Yang sholeh) dan mengucapakan salam (doa)..mereka, Baik Rasulullah SAWW dan Ruh-ruh hamba yang sholeh pasti mendengar dan menjawabnya.bahkan bisa terjadi pada kualitas sholat yang lebih baik mereka berkenan memberikan arahan atau bimbingan. inilah bukti bahwa orang yang sudah berpulang ke rahmatullah tidak pernah putus hubungan dengan orang yang maasih hidup, asalakan kedua-duanya memilki ruh yang diisi dengan keimanan yang benar sesuai yang diajarkan oleh Rasulullah SAWW.

ana kok ga habis fikir,..ko ada ya orang yang mengaku melakukan sholat sesuai yang dicontohkan oleh Rasulullah SAWW, mereka membaca lafal Tasyahud yang sama tapi kok berkeyakinan bahwa hubungan orang yang hidup di alam dunia dan orang yang sudah kembali kepada Allah kok bisa terputus..????? dan mereka meyakini sudah ga ada komunikasi lagi dengan Rasulullah..SAWW...
Yang perlu menjadi bahan koreksi dan evaluasi bagi kita semua adalah, apakah di dalam TASYAHUD ketika membaca ASSALAMU 'ALAIKA AYYUHANNABIYYU WAROHMATULLAHI WABAROKATUH....artinya; salam (keselematan) atas ENGKAU wahai Rasulullah SAWW dan rahmat serta berkah Allah atas ENGKAU.dan ."ASSALAMU 'ALAINA WA 'ALA 'IBADILLAHIS-SHOLIHIN" artinya:salam (keselamatan) atas ku dan atas hamba-hamba Allah yang sholeh-sholeh ini kita sudah benar-benar berhubungan, berhadapan dan berdialog dengan Rasulullah.SAWW dan dengan Hamba-hamba Allah yang Sholeh, baik yang masih hidup atau yang sudah kembali kepada Allah..???? atau baru sebatas membaca tanpa membuktikan dan menikmati hubungan dan komunikasi yang begitu mesra penuh kasih sayang..????..jawabannya ada pada diri kita masing-masing, tapi targetnya harus BISA.!!!!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar