كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَوْ ءَامَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ مِنْهُمُ ASWAJA TULEN menyajikan artikel-artikel faktual sebagai sarana berbagi ilmu dan informasi demi kelestarian aswaja di belahan bumi manapun Terimakasih atas kunjungannya semoga semua artikel di blog ini dapat bermanfaat untuk mempererat ukhwuah islamiyah antar aswaja dan jangan lupa kembali lagi yah

Minggu, 12 Agustus 2012

tentang karomah wali2 ALLAH pada saat masih hidup atu sudah wafat**

س: هل لأولياء الله كرامات في الحياة وبعد الممات ؟
ج: نعم، يجب أنْ نعتقد أنّ كرامات الأولياء حقٌّ: أي و واقعة في حياتهم وبعد وفاتهم، ولا ينكر ذلك إلاّ من عميت بصيرته وفسدت سريرته.
***
... س: ما الدليل على وقوعها ؟
ج: الدليل على وقوعها أمران، أحدهما: ما حكاه الله في كتابه العزيز كقصة مريم، قال الله تعالى: { كُُلَّمَا دَخَلَ عَلَيْهَا زَكَرِيَّا الْمِحْرَابَ وَجَدَ عِندَهَا رِزْقاً قَالَ يَا مَرْيَمُ أَنَّى لَكِ هَذَا قَالَتْ هُوَ مِنْ عِندِ اللّهِ إنَّ اللّهَ يَرْزُقُ مَن يَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ } قال أهل التفسير: كان يوجد عندها فاكهة الشتاء في الصيف وفاكهة الصيف في الشتاء وكان يجيئها ذلك من طريق غير مألوف، وذلك هو الكرامة أكرمها الله تعالى بها، وقال الله تعالى في حقها أيضاً: { وَهُزِّي إِلَيْكِ بِجِذْعِ النَّخْلَةِ تُسَاقِطْ عَلَيْكِ رُطَباً جَنِيّاً } .
(1/97)

Apakah wali2 Allah memiliki Karomah pada saat hidup dan setelah mati?

Jawabnya: iya, kita harus meyakini bahwa karomah para wali itu benar. Maksudnya, dibolehkan dan terjadi pada saat mereka hidup dan setelah mereka mati, serta tidak ada yg memungkiri itu kecuali orang yg buta pengelihatannya dan rusak kepribadiaanya. Karomah itu bermuara pada kekuasaan Allah ta'ala. Dan kekuasaanNya layak untuk itu.

Apa dalil atas terjadinya karomah itu?? Dalil atas terjadinya dua perkara:pertama: Firman Allah dalam Al-qur'an, seperti kisah Maryam. Allah swt berfirman: ''setiap kali zakariya masuk menemuinya di mihrab (kamar khusus ibadah), dia dapati makanan di sisinya. Dia berkata, wahai Maryam! Dari mana ini engkau peroleh? Dia (maryam menjawab, itu dari Allah. Sesungguhnya Allah memberi rizki yg tak terhitung kepada siapa yang Dia kehendaki (Ali 'imran :37) Para ahli tafsir mengatakan: saat itu disisinya ada buah2an musim dingin pada musim panas, dan buah2an musim panas ada pada musim dingin. Itu sampai kepadanya melalui cara yg tidak biasa, dan itulah karomah yg dianugrahkan Allah ta'ala kepadanya.



ومن ذلك: قصة أهل الكهف فقد ذكرها الله تعالى في كتابه أنهم ناموا ثلاثمائة عام وتسعة أعوام دون أن يتناولوا فيها طعاماً ولا شراباً، وأنه تعالى تولى تقليبهم ذات اليمين وذات الشمال بدون أيّ سبب لئلا تتألم جنوبهم، وأنه تعالى جعل الشمس إذا طلعت وإذا غربت لا تصيب المكان الذي هم فيه حفظاً لهم من حرارة الشمس أن تؤذيهم . ومما ذكر الله في القرآن أيضاً كرامة الخضر وكرامة ذي القرنين وكرامة آصف بن برخيا عنده عِلمٌ من الكتاب .

س: ما هو الأمر الثاني من الدليل على ثبوت الكرامات ؟
ج: الأمر الثاني: ما تواتر معناه من كرامات الصحابة والتابعين ومن بعدهم إلى وقتنا مما ملأ الآفاق وسارت به الرفاق .

Dalil lainnya adalah kisah para penghuni gua (ashabul kahfi) Allah ta'ala menyebutkan kisah ini dalam kitabNya, bahwasannya mereka tidur selama 309 tahun tanpa menyantap makanan dan minuman, dan bahwasannya Allah yg mengatur sendiri dengan membalikan mereka ke kanan dan ke kiri tanpa sebab apapun, agar badan mereka tidak sakit, saat matahari terbit dan terbenam Allah menjadikannya tidak mengenai tempat keberadaan mereka untuk menjaga mereka dari panas matahari yg menyakiti mereka. Di atara yg disebutkan Allah ta'ala dalam Alqur'an juga, tentang karomah Khidir, karomah Dzul Qarnain, dan Karomah Ashif bin Barkhiya yang memiliki ilmu dari kitab.

Adapun yg Kedua: adalah yg diriwayatkan secara mutawatir ttg karomah para sahabat dan tabi'in dan orang2 setelah mereka hingga sekarang ini, yg memenuhi berbagai penjuru, dan dibawa mengembara oleh para pengembara.

فقد روى البخاري في صحيحه: (( أن سيدنا خبيباً كان يأكل الفاكهة في غير أوانها وهو أسير بمكة موثق بالحديد، ولم يكن بمكة يومئذ ثمرة وما هو إلاّ رزق رزقه الله إيّاه فهي كرامة له )) . و روى البخاري أيضاً (( أن سيدنا عاصماً لما قُتِلَ أراد المشركون أن يأخذوا قطعة من جسده فبعث الله عليه مثل الظُلّة من الدَّبر وهي جماعة النحل أو الزنابير فحتمه منهم فلم يقدروا منه على شيء )). وهذه كرامة لعاصم رضي الله عنه بعد موته.

Imam Bukhari meriwayatkan dalam kitab shahihnya, bahwa sayidina Khubaib makan buah yg ada bukan pada musimnya, yaitu saat dia menjadi tawanan di makkah dengan kondisi terikat rantai besi, dan padahal di makkah pada saat itu tidak ada buah

Imam Bukhari juga meriwayatkan bahwa sayidina Ashim bin Tsabit ra. Ketika terbunuh, kaum Musyrikin hendak mengambil sepotong dari jasadnya.. Namun kemudian Allah mengutus kepadanya seperti naungan dari belakang, yaitu sekawanan lebah, lalu melindunginya dari kaum musyrikin. Akhirnya mereka tidak mampu mengusiknya sama sekali.. Ini merupakan karomah ashim ra. Setelah dia wafat.


وعن أنس رضي الله عنه قال: (( كان أُسيد بن حضير وعبّاد بن بشر عند رسول الله صلى الله عليه وسلم في ليلة ظلماء فتحدثا عنده حتى إذا خرجا أضاءت لهما عصا أحدهما فمشيا في ضوءها فلما تفرق بهما الطريق أضاءت لكل واحدٍ منهما عصاه فمشى في ضوءها )) أخرجه البخاري .

.Dari Anas ra. Bahwasannya dia mengatakan: Usaid bin Hudhair dan Abbad bin Bisyr bersama Rasulullah saw. Pada malam yg gelap gulita. Keduanya berbincang di tempat beliau hingga begitu keduanya keluar, tongkat salah seorang dari keduanya menyinari mereka berdua sehingga dapat berjalan di bawah pancaran sinarnya. Begitu keduanya berpisah jalan, tongkat masing2 dari keduanya menyinarinya hingga dapat berjalan di bawah pancaran sinarnya. (hr: Bukhari)


ومن كرامات سيدنا عمر ابن الخطاب رضي الله عنه، ما ذكَره أهل السِيَر في ترجمته: (( أنه بعث جيشاً إلى نهاوند وكان على العسكر سارية بن زنيم، فحاصرهم العَدوّ من كل جانب، فكشف الله عز وجل لعمر رضي الله عنه وهو على منبره في المدينة يخطب يوم الجمعة، فرأى سارية وأصحابه قد أحيط بهم فنادى: ( ياسارية الجبَل ) فأسمع الله سارية وأصحابه صوت عمر، فلجأوا إلى الجبل ثم قاتلوا فنصرهم الله )).

)Diantara karomah sayidina Umar ra. Adalah sebagaimana yg disebutkan para ahli sejarah terkait manaqib beliau, bahwasannya dia mengirim pasukan ke Nahawand. Diantara pasukan tersebut terdapat sariyah bin Zunaim. Kemudian musuh mengepung mereka dari segala penjuru. Lalu Allah ta'ala menyingkap keadaan ini kepada sayidina Umar ra. Yg saat itu berada diatas mimbarnya sedang menyampaikan khutbah hari jum'at. Dia melihat sariyah dan sahabat2nya yg telah dikepung oleh musuh. Umar ra. Menyeruh: hai Sariyah, Gunung! Allah menjadikan Sariyah dan sahabat2nya mendengar suara Umar. Merekapun segerah beralih ke gunung kemudian melakukan penyerangan hingga meraih kemenangan berkat pertolongan Allah. (imam baihaqi menyebutkan dalam ad-Dalail, ibnu 'arabi dalam karamtul auliya, al-hafiz sakhawi menukil dari waqidi dalam al-Maqasid Al-hasanah (hadist no:1333)


وكرامات الأولياء كثيرة لا تدخل تحت الحصر وكلها معجزات للرسول صلى الله عليه وسلم فمنهم من دخل النار فلم تؤثر فيه ومنهم من وقع على يده إحياء الموتى ومنهم أهل الخطوة ومنهم من يمشي في الهواء والماء ومنهم من أطاعته الجن إلى غير ذلك، مما تواتر قطعياً لا شك فيه ولا مراء.

Karomah para wali cukup banyak dan tak terhitung jumlahnya serta tidak mungkin dapat dipungkiri lantaran keseluruhannya diriwayatkan secara mutawatir, diantara meraka ada yg masuk kedalam api namun tidak berpengaruh kepadanya, ada yg melalui tangannya orang yg mati dapat hidup kembali, ada yg memiliki kekuatan fisik, ada yg berjalan di udarah dan air, ada yg dipatuhi oleh jin, dan karomah lainnya, yg diriwayatkan secara mutawatir secara pasti tanpa ada keraguan padanya tidak pula perlu diperdebatkan.

(imam Barizi menghimpun banyak karomah2 ini dalam bukunya Tautsiq Ura Al-Iman).Dalil lainnya juga yg membolehkan adalah bahwasannya karomah itu merupakan perkara yg dimungkinkan dan tidak mustahil akan terjadi, dan setiap yg demikian keberadaannya, maka ia dapat terjadi, Fahamilah

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar